![]() |
| Sumber : IG @indblackcatalog |
Halo, Readers!
Siapa yang mampu menolak fakta bahwa perempuan itu suka
berkelompok? Sejak lahir, kita memang diciptakan untuk memiliki sisi emosional
yang besar. Karena itulah, perempuan jauh lebih mudah berempati dan membangun
hubungan dengan orang lain, terutama sesama jenis.
Lihatlah betapa mudahnya kita terlibat dalam obrolan saat di
luar rumah. Atau betapa lihainya kita mendongeng, bercerita dan mengajari
anak-anak tentang banyak hal. Ya, perempuan memang tukang cerita. Saking
sukanya berbicara, ada penelitian yang bilang bahwa perempuan mampu
mengeluarkan 20.000 kata per hari. Sedangkan kaum pria hanya 5.000 kata saja. WOW!
Namun, kelebihan ini membawa konsekuensi tersendiri juga
loh, Readers! Apa pasal? Karena kegemaran berkata-kata ini, bisa jadi kita
terlibat dalam pembicaraan yang nggak benar alias nggak pada tempatnya.
Coba perhatikan, ada berapa banyak perempuan yang bergunjing
setiap harinya? Berapa ribu perempuan yang mengeluarkan kata-kata nggak
bermanfaat? Hal inilah yang pada akhirnya menciptakan stigma negatif tentang
perempuan. Sebutan “biang gosip, emak nyinyir” dan lain-lain menjadi sebuah hal
yang sering kita dengar sehari-hari. Dan ujung-ujungnya, banyak perempuan yang
akhirnya sakit hati, iri, dan dengki pada perempuan lain. Hal inilah yang
membuat mereka tek pernah bahagia. Selalu melihat kelebihan orang lain, dan
menganggap dirinya lemah.
Karena itulah, diperlukan sosok yang bisa menjadi agen
perubahan (agent of change). Sosok seperti ini diharapkan mampu memberikan
suntikan positif dalam lingkungannya. Misalnya saja sosok Teh Indari Mastuti.
Perempuan yang supel ini telah menginspirasi banyak perempuan lain di
sekitarnya.
Nggak hanya puas menjadi penulis, perempuan energik ini juga
membuka banyak ladang bisnis yang menggandeng banyak komunitas perempuan hebat.
Sebut saja IndScript Creative, Emak Pintar, Bisnis Furniture, Banarolla, dan Handshock
IndBlack.
Mimpi Indari adalah melihat perempuan (baca: ibu-ibu) bisa
tetap produktif, apapun kapasitasnya. Entah itu ibu rumah tangga, pebisnis, ataupun
karyawan kantor. Yang terpenting, setiap perempuan harus mensyukuri hidupnya
dan berbahagia karenanya. Karena perempuan yang bahagia, akan menjadi motor
penggerak nadi kehidupan rumah tangga yang luar biasa. Jadi, saat para
perempuan bahagia itu berkumpul, yang ada bukanlah bergosip atau saling
menjatuhkan, namun saling berbagi dan menguatkan satu sama lain.
So, sudahkah Readers menjadi #PerempuanBahagia?
#ODOA
#IndscriptCreative
#IndscriptcWriting
#IndBlack

0 comments:
Post a Comment