Cara Bijak Tangani Komplain Pelanggan

at June 07, 2018
Sumber : FB Erli Nursaadah



Menjadi pebisnis itu artinya harus siap menghadapi segala halangan dan rintangan. Bukan hanya berjuang menghadirkan produk yang keren dan menarik calon pembeli, pebisnis yang baik juga harus mampu berdiri teguh dalam belantara persaingan yang makin ketat. Apalagi saat ini semakin banyak saja online shopping. Baik itu yang berdiri sendiri, ataupun mereka yang sudah bergabung dalam marketplace besar.

Selain itu, tantangan lain yang nggak kalah menarik adalah menghadapi komplain alias keluhan dari pelanggan. Hari gini, nih, Readers, setiap orang sepertinya makin hobi komplain tentang segala sesuatu ya? Barang yang dibeli nggak sesuai dikit, komplain. Telepon ke CS nggak direspon, komplain. Barang pesanan terlambat datan, komplai. Harga kemahalan dikit, komplain trus membandingkan dengan toko sebelah. Duh, bikin kelimpungan pastinya.

Tapi, yang namanya pembeli adalah raja. Benar kan? Jadi, alih-alih mengeluh dan marah, sebaiknya kita harus bisa menghandle komplain itu dengan bijak. Bagaimanapun juga, mereka adalah pihak yang harus kita layani.

Nah, agar komplain yang datang itu bisa ditangani, tips apa saja sih yang bisa kita terapkan? Berikut ulasannya!

1. Stay calm
Langkah pertama adalah tetap tenang. Jangan panik, apalagi terbawa emosi meskipun pelanggan mungkin berapi-api. Kalau hati kita tenang, otak pasti bisa berpikir jernih dan bisa memilah apa sih yang sebenarnya menjadi biang masalahnya. Tapi, kalau kita langsung meledak, yang ada hanyalah pertengkaran yan mungkin saja bisa membuat masalah bertambah runyam.

2. Listen
Sering kali, pembeli itu hanya ingin didengar. Percaya deh! Saya sering kok berada di posisi “tukang komplain”. Hal pertama yang ingin saya dengar adalah permintaan maaf dari penjual. Setelah itu, saya ingin mereka mendengarkan dengan baik apa sih yang saya keluhkan. Meskipun mungkin setelah itu mereka nggak bisa menyelesaikan masalahnya, paling nggak mereka nggak bikin saya makin meradang. Pebisnis harus paham hal ini. Karena itu, sediakan telinga untuk mendengarkan keluhan pelanggan, jangan memotong pembicaraan dan terbukalah untuk kritik atau masukan.

3. Give sollution
Hal terakhir yang nggak boleh lupa, adalah berikan win-win sollution. Memang nggak semua masalah akan selesai dengan sempurna dan menyenangkan semua pihak. Tapi minimal (kalaupun ada) kerugian, semua bisa diatasi dengan baik. Kalau bisa, berikan beberapa alternatif pilihan kepada pelanggan agar mereka juga tahu bahwa kita benar-benar ingin menyelesaikan masalah dengan baik.
Setuju? Semoga artikel ini bermanfaat ya!


Thanks for reading,

Love
Bety


#ODOA
#IndscriptCreative
#IndscriptWriting
#IndBlack

0 comments:

Post a Comment

Pentingnya Memetakan Kendala dan Rencana Cadangan dalam Mewujudkan Mimpi

Hello, Readers! Dalam blog ini, saya sudah berulang kali menuliskan tentang betapa pentingnya memiliki mimpi besar, menulisk...

 

All About Writing & Business Copyright © 2011 Design by Ipietoon Blogger Template | Make Money from Zazzle|web hosting