Jadi mompreneur adalah sebuah profesi yang nggak mudah.
Selain mengatur roda bisnis, ibu juga harus tetap melakukan tugasnya mengurus
rumah tangga. Diperlukan skill khusus untuk bisa menjadi mompreneur yang
berhasil.
Nah, menjalankan bisnis ini nggak bukan sesuatu yang mudah
loh. Terkadang, kita kesulitan menentukan barang apa sih yang akan menjadi
produk andalan. Selain harus menyesuaikan dengan passion, kemampuan, modal, dan
network, mempreneur juga harus jeli melihat kebutuhan pasar.
Kecenderungan yang ada, banyak mompreneur yang tergoda untuk
menjalankan bisnis Palugada alias “apa lu mau, gua ada”. Artinya, kita
menyesuaikan kebutuhan konsumen. Agak repot sih pastinya. Bener nggak, Readers?
Mengutip ucapan Indari Mastuti, CEO Indscript Creative dan
IndBlack, sah-sah saja kok memiliki bisnis palugada ini, tapi harus dibarengi
dengan beberapa syarat berikut ini. Apa saja sih? Yuk simak bersama!
1. Harus punya bisnis utama dulu
Sebelum memutuskan untuk bisnis palugada, pastikan kita
sudah memiliki bisnis utama yang sudah established. Artinya, bisnis ini sudah
jalan, menghasilkan profit paling besar, dan nggak butuh banyak effort lagi.
2. Lakukan step by step
Jangan maruk! Semua hal yang besar, dimulai dari sesuatu yang
kecil. Jadi, mulailah dari satu bisnis, kembangkan sampai berhasil. Baru beranjak
ke bisnis yang selanjutnya. Dengan begitu, kita bisa fokus.
3. Miliki penanggung jawab di setiap lini
Semakin banyak lini bisnis, semakin besar pula tanggung
jawab yang harus kita lakukan agar bisnis berjalan lancar. Kalau nggak siap,
kita bisa keteteran sendiri. Di sinilah pentingnya memiliki penanggung jawab
yang akan membantu kita menjalankan bisnis setiap hari.
4. Bangun branding sebagai pebisnis multiproduk
Agar orang mengenal semua bisnis kita, maka wajib hukumnya
untuk membangun branding sebagai pebisnis palugada. Lakukan prpmosi secara
rutin dan konsisten di media sosial, agar makin banyak orang yang mengenal
profil kita.
5. Pisahkan pengelolaan keuangan
Urusan keuangan selalu menjadi hal yang sensitif. Karena
itu, jangan pernah mencampuradukkan catatan keuangan masing-masing lini bisnis
kita. Tujuannya untuk mempermudah kita mengatur dan mengevaluasi neraca
keuangan yang ada.
6. Miliki media sosial yang terpisah untuk setiap lini
Meskipun ujung-ujungnya profit akan mengalir ke rekening
kita juga, tapi akan sangat penting memberi guidance pada konsumen untuk setiap
lini bisnis yang kita punya. Hal ini bertujuan agar mereka mudah mencari barang
atau jasa yang diperlukan. Selain itu, juga akan memudahkan rekap order dan
payment.
Nah, itu tadi beberapa tips yang harus kita lakukan untuk
menjadi pebisnis Palugada. Gimana? Nggak sulit kan?
#ODOA
#IndscriptCreative
#IndscriptWriting
#IndBlack

0 comments:
Post a Comment